Selasa, 29 Maret 2016

Pidato(Bahasa Indonesia)

Pidato adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramai. Pidato dapat dilakukan dalam berbagai konteks keperluan, misalnya pidato kenegaraan, pidato politik, ceramah ilmiah, ceramah keagamaan, dan lain sebagainya.

            Tujuan dan amanat berpidato bermacam-macam, tergantung pada tema yang diangkat pada acara tersebut. Tujuan kegiatan pidato sebagai berikut.
1. Untuk menyampaikan informasi.
2. Untuk memberikan arahan, ajaran atau perintah.
3. Untuk memengaruhi orang lain.
4. Untuk menghibur.
            Mendengarkan pidato harus mampu menyimpulkan isi pesan yang terkandung dalam pidato. Pesan itu ada yang dinyatakan secara langsung dan tidak langsung. Pesan yang dinyatakan secara langsung dan tidak langsung. Pesan yang dinyatakan secara langsung dapat berbentuk ajakan atau imbauan, sedangkan pesan tidak langsung biasanya tersirat dalam suatu pernyataan.
            Isi pidato yang dicatat hanya berupa hal-hal yang penting. Misalnya, informasi atau pokok-pokok pikiran dari seorang tokoh. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memahami isi pidato sebagai berikut.
1. Konsentrasi
Konsentrasi merupakan hal pertama yang harus diperhatikan saat memahami pidato serta memberikan respons yang positif terhadap isi pidato.
2. Pemahaman Materi.
Memahami isi pidato akan mempermudah untuk menyimpulkan pesan yang disampaikan.
3. Membuat Catatan
Catatan akan memudahkan seseorang dalam mengingat pesan yang telah disampaikan oleh pembaca.
            Naskah pidato terdiri atas tiga bagian besar, yaitu pembukaan, isi (inti pidato), dan penutup. Oleh karena itu, sebelum melakukan kegiatan berpidato perlu dibuat sistematika naskah pidato yang benar yang terdiri atas tiga bagian tersebut. Susunan yang benar diawali dengan pembukaan, diikuti isi, dan diakhiri penutup. Dalam berpidato sebaiknya menggunakan bahasa yang efektif serta memperhatikan kejelasan vokal yang meliputi pelafalan dan intonasi. Ciri bahasa yang efektif sebagai berikut.
1. Mempunyai kesatuan gagasan
2. Memiliki kepaduan yang kompak
3. Menyampaikan gagasan secara masuk akal.
4. Menggunakan kata dan kalimat secara hemat.
5. Menggunakan penekanan secara tepat dan bervariasi.
SOAL
1. Bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramai disebut?... 
A.Pidato.
B.Ajakan dan Imbuan.
C.Metode catatan kecil (Ekstemporan).
D.Cepat dan sekilas mengurangi pemahaman terhadap isi bacaan.
  • Fakta dan Opini
Fakta adalah peristiwa atau kejadian yang kenyataannya tidak diragukan lagi. Fakta dalam iklan mencakup identitas produk yang ditawarkan , komposisi, kegunaan, dan sarana penggunaan secara lengkap. Sedangkan opini adalah hasil pemikiran/pendapat/pendirian seseorang yang kebenarannya masih diragukan. Pernyataannya bersifat subyektif dan biasanya ditandai dengan kata-kata pengandaian, atau kata-kata yang menyatakan kesangsian . Contoh : seandainya, jika, seumpama, kira-kira, mungkin, dan sebagainya. Kata-kata ini tidak mutlak, tergantung juga konteks kalimatnya.
Contoh soal:

  1. (1) Udara di Bogor terasa dingin. (2) Kali ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. (3) Dinginnya suhu udara di Bogor mencapai 24ÂșC. (4) Data tingkat suhu udara ini, terdapat di papan informasi pengukur suhu di jalan-jalan besar di kota Bogor.
    Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....
    A. (1) dan (2)
    B. (2) dan (3)
    C. (1) dan (3)
    D. (2) dan (4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar